KOMPAS.com - Mungkin Anda tak kenal nama Park Jae-sang. Namun, kalau disebut ”Gangnam Style” yang dinyanyikan oleh PSY kemungkinan besar Anda tahu apa yang dimaksud. Video penyanyi rap Korea Selatan itu telah ditonton lebih dari 229 juta kali di YouTube sejak diunggah pertengahan Juli, dan angka itu terus naik. Tak perlu kemampuan berbahasa Korea untuk menikmati tarian gaya naik kuda PSY dengan bagian refrain lagu yang mudah diingat, bahkan cenderung terus terngiang-ngiang itu.
Gangnam menimbulkan rasa iri hati dan tidak suka.
Warga Gangnam adalah kelas atas Korsel, tapi orang Korsel menganggap
mereka egois, tanpa rasa noblesse oblige.
Gangnam saat ini adalah alamat paling didambakan di Korea. Namun, kurang dari dua generasi lalu kawasan itu hanya berisi rumah-rumah telantar yang dikelilingi tanah pertanian datar dan parit-parit drainase.
Distrik Gangnam, yang artinya ”sebelah selatan sungai”, hanya dihuni sekitar 1 persen dari total penduduk Seoul, tetapi hampir semuanya adalah orang kaya raya.
Apartemen di Gangnam rata-rata berharga sekitar 716.000 dollar AS (Rp 6,8 miliar). Dibutuhkan waktu sekitar 18 tahun bagi sebuah keluarga rata-rata di Korsel untuk mengumpulkan uang sebanyak itu.
Selama ini pusat kekuasaan pemerintah dan bisnis di Seoul terletak di sebelah utara Sungai Han, di kawasan sekitar istana kerajaan. Di sanalah para orang kaya lama tinggal.
